Bukan Hanya Syair, Lirik Teroesir Mendalami Akan Sebuah Cinta yang Tak Tergapai

Mungkin, ketika Anda melihat film, film yang mana tentang romansa, maka tak bisa dipungkiri, lagu pengiring, soundtrack adalah hal yang tidak bisa dipisahkan. Saya pikir dari film yang memang saya anggap fenomenal Tenggelamnya Kapal Van der Weijck, lagu ini benar adanya, merasuk bagi penikmat. Berikut lagu yang digawangi oleh Giring dan personil Nidji.

Teroesir (Menunggu Karma)

 

 

Aku yang teroesir jauh dari kamu

Jauh dari kamu

Cinta dan harapan

Dibunuh dan mati

Bangkit dan terbunuh lagi (semua kan mati)

Aku yang mengemis

Mengais cintamu

Seperti pengemis

Aku yang dibuang dari relung tangan orang yang ku cinta

Oh Tuhan ampunilah dosa

Dendam aku padanya

Menunggu karma

Aku menunggu karma

Menunggu karma

Aku menungu karma

Dengar dan ingatlah

Saat aku bangkit dari kesedihan

Engkau kan berlutut

Memohon diriku

Memohon ampunan dari diriku

Oh Tuhan ampunilah aku

Niat buruk di do’a

Aku hanya inginkan dia

Merasakan getir cintaku

Menunggu karma (membalasmu)

Aku menunggu karma (membalasmu)

Menunggu karma (membalasmu)

Aku menunggu karma (membalasmu)

 

Pelik, tokoh utama, perasaan yang dibawanya, kecewanya, ada dalam lirik tersebut. Saya yakin, inilah salah satu lagu yang the best di antara beberapa film cerita cinta.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s